Sabtu, 14 Desember 2013

Bekasi Cari Lahan Pemakaman Baru

Kota Bekasi membutuhkan lahan untuk dijadikan kawasan pemakaman sebagai antisipasi makin minimnya lahan makam di tempat pemakaman umum (TPU) Perwira kecamatan Bekasi Utara yang diperkirakan pada 2010 sudah penuh. “Makam yang ada sekarang peninggalan dari kabupaten Bekasi. 

Sejak menjadi kota sendiri, Bekasi belum pernah menambah makam untuk warga setempat yang meninggal,” kata kepala dinas Pertamanan, pemakaman dan penerangan jalan umum (PPPJU) kota Bekasi, Nandi Surjakandi, di Bekasi, Senin (6/7). 

Lahan makam yang ada sekarang seluas enam hektare untuk blok Muslim hampir penuh. Untuk nonmuslim kondisinya juga hampir sama. Setiap hari jumlah yang dikuburkan mencapai 4-8 orang. Warga kota Bekasi biasanya menggunakan makam Perwira sebagai tempat peristirahatan terakhir dan hanya sedikit warga yang menguburkan di makam keluarga dengan menyediakan sendiri lahannya. Dalam mencari alternatif makam baru, pihaknya telah mendapat lokasi yang dinilai cukup memadai di daerah Pedurenan, kecamatan Mustika Jaya, dan di Jatisari dengan kontur tanah yang memiliki banyak lembah. “Lokasi yang pas ada di Pedurenan. 

Kami sudah menganggarkan dana sebesar Rp4 Miliar melalui APBD kota untuk pematangan lahan tetapi ditolak dewan dengan dalih belum terlalu penting,” ujarnya. Ia memperkirakan bila 2010 dana tersebut tidak juga disetujui, maka kemungkinan makam yang ada dan tidak jelas identitas mayat atau keluarganya akan ditumpuk dengan makam baru. “

Ada beberapa makam yang tidak dikenal seperti korban kecelakaan lalu lintas, pelaku kejahatan, korban pembunuhan dan temuan mayat tanpa identitas yang dimakamkan di TPU Perwira,” tegasnya. (Ant/OL-04)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar